Kamis, 19 November 2015

Filep Karma Bebas dan Pidato Perdana di HUT KNPB ke Tujuh

Filep Karma Sedang Pidato Perdana setelah tiba dari LP Jayapura dan diteman Viktor Yeimo Katua UMUM KNPB

Jayapura-suarapasema.blogspot.com- Pemimpin Besar Papua Merdeka Bapak Filep J. Karma, Bebas karena di berikan remisi tiga bulan sehingga keluar dari penjara kecil ke penjara besar bertepatan dengan Hut Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Ke 7 yang mana telah dilaksanakan di Lapangan Moseum Expo-Waena, Papua. 
KNPB mengundang kepada Salah satu Tokoh Pejuang Papua Merdeka Selama 15 Tahun Penjara karena Filep Karma ditangkap ketika kibarkan Bendera Bintang Kejora di Abepura, pada tanggal 1 Desember 2004 lalu. Ia di jatuhi hukuman lima belas tahun penjara, tiga kali lebih lama dari tuntutan jaksa, pada akhirnya Bebas tiga bulan karena diberikan remisi dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Jayapura, Papua pada 19 November 2015. 

Filep Karma sangat Spesial untuk KNPB karena di hari ulang tahun knpb ke 7 yang jatuh pada 19 november 2015.  Tokoh Pejuang Papua merdeka terkenal telah bebas karena di berikan remisi tiga bulan karena sudah lebih dari 10 tahun di tahanan dan bisa pidato perdana serta menghadiri acara hari ulang tahun knpb ke 7 ini.
Tepat pada jam 10.00 Komite Nasional Papua Barat yang dipimpin oleh Ketua Umum Viktor Yeimo dengan ratusan Masa Jemput Filep Karma di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Jayapura dan kemudian diantar dengan masa menuju ke tempat kegiatan untuk menghadiri HUT KNPB. 
Kemudian Masa Jemput dan Pawai sambil membawa Tuan Filep berkeliling di lapangan dengan Mengucapkan Jel-Jel “ Papua.. Merdeka;  Papua.. Merdeka; Papua.. Merdeka;  Filep Karma.. Hidup; Filep Karma.. hidup; Referendum.. Yes; Referendum.. Yes” Kemudian dilanjutan dengan Pidato Perdana yang di sampaikan oleh Filep Karma.

Filep Karma dalam menyampaikan Pidatonya bahwa saya tidak sangkah bisa bersama teman-teman Pejuang di tempat ini. Jangan melihat bahwa penjara tetapi penjara adalah kita pejuang Papua merdeka yang ada dalam kota maupun di luar kota punya rumah.
Saya Menghadiri di HUT KNPB karena KNPB adalah teman-teman saya kami berjuang untuk Papua Merdeka. Saya Menghormati dan menghargai KNPB maka saya menghadiri di acara HUT KNPB  dan saya di bebaskan di hari ulang tahun KNPB.

Kalau Mau berjuang Jangan ada rasa takut di hati, jadi seorang pejuang hancurkan dulu rasa takut di hati. Seorang pejuang walaupun pegawai negeri sipil siapa berjuang untuk Papua Merdeka, Jadi Polisi siap berjuang untuk papua merdeka, jadi tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan darat, udara, laut siap berjuang untuk papua merdeka karena kapanpun kita bukan orang indoesia. Karena orang Indonesia melihat orang papua sebagai monyet, binatang karena buktinya Kasus Paniai, Timika, Yahukimo, Tolikara Sampai saat ini belum selesai. Indonesia hanya meliaht dan merampas harta kekayaan alam emas di Freeport dan di Bintuni, Kayu Gaharu, Ikan di laut. Mereka tidak Peduli dengan orang papua Kulit Hitam Keriting Rambut maka kami dibunuh pun sampai hari ini kami tidak ada keadilan.

Dulu orang tuan berjuang di hutan-hutan di tempat sembunyi tetapi perjuangan hari ini kita bawah di dalam kota. Ini siapa punya tanah? Kau punya Nenek moyang Punya atau saya punya nenek moyang punya. Kau punya tanah dimana? di Jawa Madura, di Sulawesi, Kalimantan. Kau punya rumah disana, tanah disana, kau lahir disana dan di tempat pulau papua adalah milik kami orang papua. Kami hanya bicara papua merdeka saja kenapa kau marah dan tangkap padahal negara demokrasi. Kami tidak menembak? Kami berjuang secara damai di dalam kota. 

Kami bicara papua merdeka pertama kami takut akan Tuhan (Amsal 1:7). Kami berjuang untuk kemerdekaan Papua kita harus percaya Yesus sungguh-sungguh, Kenapa saya bicara percaya Yesus sungguh? Kita renungkan bersama. Yesus melihat orang yang tertindas melihat bahwa rasa belas kasihan. 

Saya kerja dan menjadi pegawai dan bisa mendapat jabatan sebagai kepala dinas atau kepala bagian tetapi saya melihat rakyat papua menderita maka saya berjuang untuk papua merdeka.

Filep Karma menegaskan tekadnya untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Papua secara damai dan martabat.

“Papua belum merdeka, berarti perjuangan saya belum selesai. Saya akan terus berjuang sampai Papua merdeka."
Kemudian, Ketum KNPB, Victor F. Yeimo, menegaskan, Filep Karma merupakan pemimpin kemerdekaan Papua yang paling dihormati, dan telah bebas dari penjara kecil, dan kini telah bergabung bersama rakyat Papua ke penjara besar.

“Bapak Karma waktu di dalam penjara kecil diperhatikan, makan disediakan, dan sejumlah pelayanan lainnya, tapi bapak di penjara besar ini akan melihat penderitaan, perjuangan, serta penindasan Indonesia atas rakyat Papua Barat,” kata Yeimo.

Mewakili seluruh anggota KNPB, Yeimo menyampaikan ucapan selamat datang kepada Filep Karma ke dalam penjara kolonial Indonesia yang lebih besar.

“Bapak akan ada bersama-sama kami, dan akan berjuang bersama kami untuk menunju pembebasan nasional bangsa Papua Barat yang dicita-citakan,” kata Yeimo.

Tambah Viktor Yeimo “jangan pernah berpikir bahwa orang papua mendapat keadilan dari indonesia. Wahai Penjajah, Di manakah hati nuranimu jangan pernah bertanya karena dia hanya ada untuk membunuh dan menguasai tanah papua. Maka itu kita harus lawan, lawan dan lawan, karena hukum kolonial indonesia di buat untuk membunuh dan menindas anda dan saya serta menguasai tanah kita maka itu Kita berjuang untuk mengakhiri penindasan ini. Kata Viktor Yeimo. (Suara Pasema).


Read more Ya ...

Rabu, 18 November 2015

Final Turnamen KNPB CUP Ke-1 dan Memperingati HUT KNPB Ke-7 Bola Volly dan Bola Futsal telah selesai

Saat Merebut Juara Satu dan Dua antara P3MKW VS Anjungan Kabupaten Merauke.


Vanimo-suarapasema.blogspot.com- Komite Nasional Papua Barat (KNPB) telah selesai Melaksanakan kegiatan pertandingan Turnamen KNPB CUP Ke-1 dan memperingati hari ulang tahun (HUT) KNPB Ke-7 di Lapangan Moseum Waena, Papua, pada 17 November 2015 telah Selesai.

Pada 18 Oktober lalu KNPB telah membentuk Panitia KNPB CUP Ke 1 dalam rangka memperingati HUT KNPB Ke-7 maka kami malaksanakan berbagai Turnamen diantara bola Volly Putra dan Putri, Bola Futsal Putra dan Putri. Dari 78 TIM Yang mendaftar Namun dari sekian banyak TIM hanya yang Lolos adalah bola Voll Putra-Putri Juara Pertama, Kedua, Ketiga Kemudian untuk bola Futsal Juara Pertama, Kedua, dan Ketiga.

Dalam Rangka HUT KNPB Ke 7 ini telah merebut Piala Bergilir khusus untuk bola Volly Putra. Untuk Juara satu Bola Volly Putra di menangkan oleh P3MKW sebagai Juara Satu, Juara Dua Anjungan Merauke, Juara Tiga Kedegapo dan Untuk bola Volly Putri di Menangkan sebagai Juara Satu Acepanut Putri, Juara dua Kabupaten Nabire, Juara tiga Walak Putri.

Kemudian untuk bola futsal putra juara satau dimenangkan oleh Yahukimo Putra, Juara dua mafian 2015, Juara tiga Gracia Putra dan untuk bola futsal Putri dimenangkan oleh Baptis Papua sebagai Juara Satu, Garis merah putri juara dua, Yali hea Putri Juara tiga dengan demikian pertandingan hari ini bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan.

Ketua Panitia Warkop Wetipo  Menyampaikan Puji Syukur kepada Tuhan yang menciptakan Langit dan bumi serta menciptakan orang Papua. Menyampaikan terimak kasih kepada Tulang Belulang serta Pahlawan yang telah Gugur dalam Perjuangan Papua Merdeka dan Semua Masyarakat apua sehingga boleh meyelesaikan pertandingan dengan baik, Walaupun banyak menghadapi tantangan dari musuh melalui berbagai strategis. Jelas Warkop.

Hari ini telah membuktikan bahwa nasionalisme orang Papua telah membentuk dan terbukti dalam kegiatan ini karena tanpa ada gannguan dan tanpa ada godaan sebab banyak yang berpikir bahwa bisa melaksanakan HUT KNPB CUP atau tidak tetapi kami bisa melaksanakan kegiatan ini karena atas perlindungan Tuhan dan Alam sehingga hari ini terbukti kegiatan berjalan dengan sukses baiki bola Volly dan bla futsal. Tambah Warkop.

Dalamn rangka HUT Knpb tikdak hanya melaksanakan di Pusat saja tetapi setiap wilayah yang ada juga meksanakan kegiatan yang sama sesuai dengan kondisi dan keadaan di willayah masing-masing.

KNPb  Pusat melibatkan 2 KNPB Wilayah Sentani dan Portnumbay. Dalam hal ini kegiatan yang dilakukan adalah bola vollyb putra puti dan bola futsal putsal putra putri.

Satu hal ini bahwa pada saat pencabutan Lotri Kabupaten Sorong Kota VS Kabupaten Merauke, ini secara alami telah terbukti dan dibuktikan bahwa wilayah teritpri west papua daris orong sampai merauke telah membuka secara resmi secara sadar dan tidak sadar. Musuh juga telah membuat berbagai skenario untuk mengacaukan kegiatan ini namun semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai harapan dari Paniti dan Pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Jubir KNPB Pusat Bazoka Logo Menyampaikan Bahwa petandingan kali ini telah membuktikan bahwa tanpa bantuan orang lain semua kegiatan dan kebutuhan  untuk pertandingan ini dilaksanakan tanpa bantuan apapuan oleh siapapun tetapi semuanya dari rakyat Papua. Maka hal ini membuktikan bahwa  dimana tahun 1985 seorang Nabi mengatakan bahwa orang papua akan bangkit dan menjadi bangsa. Hari ini KNPB tidak membutuhakan siapa-siapa tetapi kami membutuhkan rakyat West Papua dan orang Papua mampu beradaptasi dengan apa saja. Dalam Turnamen ini banyak Tim yang takut mendaftar karena KNPB yang menyelenggarakan Kegiatan ini tetapi hari ini membuktikan bahwa KNPB tanpa bantuan siapapun dan KNPB mempunyai kepercayaan diri bahwa dunia ini, tanah ini, bangsa ini, Tempat ini milik orang Papua dan salah satu bagian dari orang Papua yang meyelenggarakan Kegaiatan sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan.

Tujuan membentuk Panitia dan pertandingan adalah menggalang persatuan dan kesatuan sesama orang papua. Kami banyak yang lalukan secara kata-akata tetapi secara fisik kegiatan hari ini bisa terlihat datang sesuai dengan gaya orang Papua Masing-masing dan KNPB melihat bahwa dimana keseriusan, kebersaman dan simpati orang papua dari dirinya sendiri. Sebab selama pertandingan berjalan banyak persoalan-persoalan yang kami hadapi.

Ditanya Mengenai Skenario, Ketua Panitia Warkop mengatakan bahwa setiap kami knpb melakukan kegiatan selalu saja ada ancaman dari TNI dan Polri jangankan kegaiatan besar ini tetapi kami demo saja selalu ada ancaman, Ibadah biasa saja kepada Tuhan juga selalu ada ancaman, Kami pergi kemana saja selalu ada pengejaran dan ancaman, apa lagi kegiatan ini dan memang kami ada lihat tetapi harpan mereka tidak sampai makanya sudah kampaiakn terima kepada Tuhan, Rakyat Papua dan Tulang-belulang yang bertebar di mana di Tanah Papua yang menjaga bersama kegaiatan ini.

Ditanya mengenai Kemanan dan kenyamanan dan kegiatan di hari Puncak tetapi Jubir Nasional Bazoka Logo mengatakan bahwa resiko dan situasi ganguan dari pihak lawan itu sudah biasa dan KNPb akan tetap selenggarahkan Ibadah di Hari Puncak dalam rangkah memperingati HUT KNPB Ke 7. Dalam setiap kegiatan KNPB tak ada gangguan dari Pihak lawan berarti KNPB tidak Sukses dalam kegiatan jelas Bazoka.
Tambahnya bazoka, Kami punya piala bergilir maka untuk Turnamen yang kedua akan tetap kami akan laksanakan di Tahun 2016 untuk menjangan Tali Persaudaraan, Persahabatan, dan Tali kasih sesama anak negeri.






Read more Ya ...

Aksi Damai Tapol Papua Di Bubarkan Paksa Dan 11 Orang Di Tangkap Di Wamena

Saat Aksi Damai Tapol Papua di Wamena Papua



Wamena-suarapasema.blogspot.com- Aksi demo damai tapol papua dibubarkan paksa aparat kepolisian dan 11 orang ditangkap di wamena pada 16 November 2015.

Aksi demo damai yang dikordinir oleh Tahanan politik Papua ( TAPOL) untuk menutut pemerintah agar segera klarifikasi bantuan pemerintah kepada tahanan politik di Papua dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian kolonial Indonesia dengan menangkap sejumlah aktivis secara sewenang-wenangnya. 

Aksi damai tapol di wamena tersebut dibolokade oleh aparat kepolisian dengan kekuatan penuh di berbagai-titik kumpul masa aksi . Sejak tadi pagi pada pukul 08.00 WPB aparat kepolisian memblokade titik kumpul masa aksi masing-masing Sinakma Woma, Pasar baru, Sinakma dan di hom-hom.

Aparat kepolisian bukan hanya memblokade masa aksi lalu di bubarkan secara paksa dan melakukan penangkapan terhadap sejumlah aktivis yang di tempatkan sebagai kordinator lapangan titik kumpul.
Dalam pembubaran paksa terhadap demo damai tapol tersebut Linus Hiluka Penanggung jawab umum serta bersama 10 orang lainya ditangkap dan disiksa oleh kepolisian dan telah dikabarkan bahwa sementara masih tahanan di polres Jayawijaya-Wamena.

Berikut ini nama-nama 10 aktivis Papua merdeka dan 1 aktivis tapol Papua Merdeka yang ditangkap kepolisian tersebut antara lain: 1. Lekias Meaga; 2. Emanuel Wuka; 3. Alminus wuka; 4. Anius Hilapok 5. Stef kalolik 6. Denius hilapok 7. Dani hiluka; 8. Domy Meaga, merupakan Kordianator Lapangan Umum; 9. Bpk Linus Hiluka, penanggung jawab aksi; dan 2 Orang belum di ketahui nama, Jumlah 11 orang.

Aktvis tapol yang ditangkap kepolisian tersebut masih ditahan di polres jayawijaya wamen Aksi demo damai Tapol papua diadakan untuk menuntut Klarifikasi bantuan pemerintah Negara Republik Indonesia terhadap tapol papua yang di tangkap pada 10 Mey Lalu Oleh Presiden Joko Widodo, yang selama dikampanyekan oleh pemerintah maka Tapol papua yang dikordinir penanggung jawab Linus Heluka, namun aksi damai tersebut dapat dibubarkan paksa oleh kepolisian Indonesia. (Papuani).



Read more Ya ...

TIM Yang Lolos Ke 4 Besar Di Pertandingan HUT KNPB Ke-7

Di Lapangan Moseum Waena

Jayapura- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada tanggal 19 November 2015 mendatang Maka KNPB Pusat gelar berbagai kegiatan perlombaan, seperti voly dan Futsal. Komite nasional papua barat KNPB dalam rangka Hut KNPB Ke-7 maka telah meyelenggarakan Pertandingan Bola Volly dan Bola Futsal. Pertandingan ini sudah di mulai pada tanggal 2 November 2015 lalu dan ada beberapa Tim yang sudah Lolos ke babak 4 Besar dari Tim Volly  77 dari Volly Putra 26 TIM dan Volly Putri 19 TIM serta Bola Futsal Putra 22 TIM dan Volly Putri 10 TIM yang di daftar telah lolos ke babak 4 besar.a

Berikut nama-nama tim sepak bola yang lolos ke 4 Besar atau semifinal di antaranya:
Tim Bola Volly Putra :  Anmer Anjungan Merauke; YKPM Putra; P3MKW Putra; Kedegapo Putra; dan Sepak bola Putri diantaranya: Acipanut Putri; Walak Putri; Anjungan Putri Nabire.
Kemudian Untuk TIM Sepak Bola Futsal Putra dan Putri antaranya:
TIM Futsal Putra yaitu. Asput Yahukimo; Grace FC; Mafian 2015 FC; Rezaja;.
Kemudian untuk TIM putri diantaranya. Garis Merah Putri; Putri Baptis Papua.

Maka Ketua Panitia Warpo Wetipo, Mengatakan bahwa Tujuan kami mengadakan Pertandigan adalah untuk membangun persatuan sesama anak bangsa dan membangun solidaritas dan tali persaudaraan. Sebab selama ini KNPB dianggap sebagai organisasi berbahaya dan terlarang yang dibangun oleh Oknum tertentu di Indonesia maka kami mengadakan kegiatan ini untuk menghapus stikma Separatis, Pengacau dan Kriminal.

Komite nasional Papua Barat (KNPB) adalah media rakyat berjuang secara damai bukan organisasi kriminal. Maka itu melalui perlombaan ini semangat persatuan tetap terjaga sekaligus merajut tali persaudaraan dari ancaman perpecahan di antara semua anak dan bangsa West Papua. 
Kedua adalah  memebawa Orang Papua Kepada Yati diri yang sebenarnaya. Secara sadar dan tidak sadar kita menggali potesnsi dan menggali bakat-bakat yang terpendam agar dengan sendirinya bisa mengebangkan.

KNPB mengajak agar kita jangan jenu dengan situasi dan kondsi yang ada sekarang ini dan yang dibangun oleh Negara untuk berpecah Bela di antara umat Tuhan.
Panitia di harapkan agar semua tim bisa bermain dengan sportif baik pemain maupun sporter, demi menjaga keamanan dan kenyamanan kita bersama Jelasnya.
Pada tanggal 17 November lebih seruh lagi karena akan merebut Juara Satu dan Juara dua baik bola Volly maupun bola Futsal. (Papuani).



Read more Ya ...

Ketua KNPB Mamberamo Tengah Meninggal Dunia Di Rumah Sakit Umum Abepura

Rigo Wanimbo Ketua KNPB Mamberamo Tengah
JAYAPURA-Suarapasema.blogspot.com- 09/11/2015. Berita Duka Nasional berasal dari Komite Nasional Papua Barat ditujukan kepada pengurus KNPB pusat serta 29 pegurus KNPB Wilayah dan KNPB Konsulat bahwa, telah meninggal dunia ketua KNPB Wilayah Mamberamo tengah. Komrad RIGO WAMBO.
Beliau meninggal Di rumah sakit Umum Abepura, pada 09 November 2015 pukul 17 .00 WPB. Jenaza akan almarhum akan di Makamkan di abe pante.
Ketua KNPB Mamberamo tengah RIGO WAMBO Meninggal Karena Akibat Disiksa oleh Oknum Anggota Brimob, selama 2 bulan menderita karena dipukul oleh anggota brimob di mamberamo tengah pada bulan agustus 2015 lalu. 
Maka Ketua KNPB mamberamo tengah tersebut sempat disiksa oleh anggota brimob dari polda Papua yang bertugas di mamberamo tengah. Rigo Wambo telah ditangkap dan disiksa anggota Brimob tersebut terkait Isu boikot 17 Agustus 2015, yang dikeluarkan oleh oknum tertentu untuk mengadu domba dengan KNPB wilayah Mamberamo tengah.
Beredarnya isu boikot 17 agustus tersebut diketahui oleh aparat dan menuduh KNPB yang mengeluarkan himbauan boikot tersebut akhirnya anggota Brimob menagkap Rigo Wambo lalu disiksa aparat hingga babak belur. Pada hal KNPB tidak pernah mengeluarkan seruan boikot 17 Agustus 2015, baik KNPB dari badan Pengurus pusat maupun KNPB wilayah termasuk KNPB mamberamo tengah tidak pernah keluarkan isu boikot tersebut.

Sejak kejadian itu Rigo Wambo menderita sakit selama 3 bulan, akhirnya keluarga bawah ke jayapura untuk berobat. Kemudian almarhun Rigo dibawah oleh keluarga ke rumah sakit umum Abepura beberapa hari lalu. Namun di rumah sakit tidak ada perubaha, lalu pada hari ini 9 November 2015 telah meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 17.00 WPB. Untuk Jenazah sementara sedang di Makamkan di rumah keluarga almarhum di abe Pante Jayapura. (Suara Pasema).

Read more Ya ...

Mahasiswa Mamberamo Tengah Mendesak Pemda Mamberamo Tengah cepat Merealisasi Bantuan Study akhir

Aksi demo dilaksanakan di Kantor perwakilan kabupaten Mamberamo tengah di Sentani, Jl. Raja Hawai-Sentani Distrik Sentani kabupaten Jayapura.

Jayapura-suarapasema.blogspot.comSekitar 200 Orang dari Himpunan Mahasiswa Pelajar Mamberamo Tengah (HMPMT) Demo damai  karena Belum menerima Bantuan Dana Studi Akhir oleh Pemerintah kabupaten mamberamo tengah. Aksi demo dilaksanakan di Kantor perwakilan kabupaten Mamberamo tengah di Sentani,  Jl. Raja Hawai-Sentani Distrik Sentani kabupaten Jayapura, Pada 17 November 2015 kemarin.

Aksi demo damai ini di laksanakan terkait dengan belum merealisasinya Hak atau bantuan studi akhir Mahasiswa Kabuaten Mamberamo tengah yang ada di seluruh kota Studi di Indonesia oleh Pemda Mamberamo Tengah.

Katika wawancara dengan Koordinator Lapangan Kapson Jikwa, sampaikan bahwa akibat dari keterlambatan dan belum merealisasinya Hak bantuan studi akhir dari Pemda Memberamo Tengah maka Kami mahasiswa  mamberamo tengah menjadi korban. Kami korban Ikut Ujian Prooposal, Ujian Skripsi dan biasa Kampus lainnya. Ujar Kapson

Kami sangat kesal dengan ketidak pastian komunikasi terkait pencairan Dana bantuan Studi akhir oleh pemerintah kabupaten mamberamo Tengah. Kami memang sudah melalukan komunikasi kepada Pemda tetapi tidak ada yang memberikan Jawaban yang pasti.

Maka kami mahasiswa Mamteng di seluruh Indonesia sepakat akan memberikan Waktu selama 1 Minggu tetapi waktu yang di tentukan belum juga merealisasi maka kami berkomitmen akan melalukan Pembatalan Kunjungan dan Natal Bersma Gubernur Papua Lukas Enembe di tanggal 16 Desember 2015 Mendatang di kabupaten Mamberamo tengah. Tegas Kapson.

Dalam Aksi demo damai hak mahsiswa ini di jaga ketat oleh aparat kepolisian negara republik indonesia yang di kirim dari Polda Papua dan Kapolres Jayapura di bawa Pimpinan Kapolres jayapura. Aparar juga melakukan pengambilan Pamper semua tulisan secara paksa dari tangan kami dan melakukan perampasan Kamera dan penghapusan semua foto-foto yang kami ambil saat aksi demo damai. Maka kami menilai indonesia adalah negara demokrasi tetapi aparat sendiri membukti sifat diskriminasi terhadap kami mahasiswa, Padahal kami tidak melakukan aksi kekerasan dalam bentuk apapuan.

Aksi demo ini di terima oleh Kepala dinas diaspora Roy Pagawak, S.sos, dan Roy mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi kepada Pemerintah terkait untuk mempercepat terealisasi Hak Mahasiswa Studi Akhir.

 Berikut Ini Tuntutan atau Pernyataan Sikapnya :

                        Tuntutan dan Pernyataan Sikap


1.       Kami mahasiswa dan Mahasiswi kota study jayapura Dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah kabupaten mambramo tengah harus mengakomodir studi berjalan dengan studi akhir untuk kota studi jayapura dan diluar papua.

2.       Kami mahasisws dan mahasiswi kota study Jayapura berharap  pemerintah kabupaten Mamberamo tengah segerah memperhatikan kebutuhan setiap asrama.

3.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten Mamberamo Tengah kota study Jayapura Dengan tegas menyatakan Tim pendataan  studi akir  setiap tahun hurus tepat waktu sesuai dengan kalender akademik kampus .

4.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten mamberamo tengah kota studi  Jayapura Dengan  tegas meminta Dinas terkait segerah menyalurkan Dana study akhir  dalam minggu ini.

Apabilah permintaan di atas tidak ditepati waktu dalam minggu ini, kami seluruh  Mahasiswa  akan menyikapi  dengan tindakan  lain.

5.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten Mamberamo Tengah kota study Jayapura meminta  agar di perjelas Dinas yang menangani Dana studi akhir tahun 2015.







Read more Ya ...

Senin, 19 Oktober 2015

Tertutupnya Ruang Demokrasi Di Papua, Media Sosial Tempat Mengadu Nasib Bangsa West Papua

Ketika Liput berita Tetang Pelanggaran HAM dan Genosida di Papua Aarat Selalu  Mengkrimilisasi Wartawan



Vanimo-Suarapasema.blogspot.comSekertaris Umum Komite Nasioanal Papua Barat (KNPB) Pusat Ones Nesta Suhuniap menghimbau kepada rakyat Papua dengan tutupnya Ruang Demokrasi bagi rakyat Papua untuk menyampaikan pendapat dimuka umum dan Tutupnya akses Jurnalis asing masuk ke Papua serta diskriminasi terhadap orang papua, Maka Mengajak kepada orang Papua menjadikan Media sosial tempat untuk kita berkampaye Papua Merdeka”.Tulis Ones Suhuniap dalam Pesan yang di Terima media Suarapasema.blogspot.com, Jumat (16/10/2015) Melalui Email.
Kata Ones Suhuniap “Facebook, Twiteer, Intagram, Google, Blogger, BBM, Lindkelin Youtobe, Website dan media sosial lainya, Sangat berguna untuk mengetahui perkembangan dunia maupun Ilmu pengetahuan yang belum pernah kita pelajari sebelumya dari Pendidikan kolonial Indonesia selama 54 Tahun. Mengunakan media sosial banyak manfaat yang kita dapatkan dan kita bisa mengetahui setiap peristiwa yang terjadi di Tanah Papua dari Sorong sampai Merauke”.
“Orang Papua pentingnya menulis terutama kepada Mahasiswa dan Pemuda untuk membangun pemahaman dan membagikan informasi-informasi yang akurat kepada Dunia Internasional dari setiap pelanggaran HAM dan Genosida di Papua Barat, Melihat dengan poisisi kita orang papua kita jangan jadikan media sosial tempat untuk melampiaskan emosi, cari jodoh dan bergosip di media saja tetapi kita berjuang untuk Papua juga”.Ujar Nesta
Nesta Suhuniap juga mengajak kepada aktvis Papua Merdeka di Tanah air Sorong sampai Merauke, Dari Ternate Sampai Bali maupun dimana saja berada jangan kita membuang waktu dan kesempatan yang ada. Tetapi gunakan media sosial untuk memberikan kontribusi terhadap perjuangan Papua merdeka dan selamatkan Manusia Ras Melanesia di Papua Barat yang sedang menuju pada kepunahan di Daerah Sendiri. Jelas Nesta.
Diam dan tunduk dibawah kaki kolonial Indonesia menjadi penghianat maka itu mari Kita bangkit melawan kolonial Indonesia dengan memanfaatkan kesempatan dan andalkan bakat masing-masing pribadi untuk mengkampayekan Papua merdeka dengan kerja-kerja Individu maupun Universal? itu Pekerjaan Rumah yang harus dilakukan oleh semua orang Papua”. Kata Nesta. (Suara Pasema).

Read more Ya ...